Home » Berita » Penyandang Disabilitas Dalam Pemilihan Serentak 2019

Penyandang Disabilitas Dalam Pemilihan Serentak 2019

Samosir-didalam UU No.7 tahun 2017 pasal 5 tertulis “Penyandang disabitas yang memenuhi syarat mempunyai kesempatan yang sama sebagai pemilih, sebagai calon presiden dan wskil presiden, sebagai calon DPD, sebagai calon DPRD dan sebagai penyelenggaraan pemilu”.
Dalam pemilu serentak 2019, penyelenggaraan pemilu harus memastikan bahwa penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih harus difasilitasi pada hari pemungutan suara (TPS) masing-masing.
Untuk tujuan itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam PKPU No.3 tahun 2019 tentang pemungutan dan penghitungan suara dalam pemilihan umumtelah mengatur beberapa hal yang memudahkan penyandang disabilitas dapat memberikan hak pilihnya mulai dari penyiapan tempat, pemungutan suara sampai dengan proses pemberian suara di TPS.
Pasal 16 ayat 2 huru (a) menyebutkan TPS dibuat pada lokasi (tempat) yang mudah dijangkau, termasuk oleh penyandang disabilitas.
Pasal 17 ayat 3 menyebutkan pintu masuk dan keluar TPS harus dapat menjamin akses gerak bagi pemilih penyandang disabilitas yang menyediakan kursi roda.
Pasal 19 ayat 1 huruf (j) meja tempat bilik suara dibuat berkolong dibawah meja yang memungkinkan pemilih berkursi roda dapat mencapai meja bilik suara denfan leluasa.
Pasal 38 ayat 2 “ketua KPPS dapat mendahulukan pemilih penyandang disabilitas, ibu hamil atau orang tua untuk memberikan suara atad persetujuan pemilih yang seharusnya mendapat giliran sesuai dengan nomor urut kehadiran pemih tersebut.
Pasal 43.

  1. ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 38 bagi pemilih tunanetra, tunanetra atau penyandang disabilitas yang mempunyai halangan fisik lain.
  2. Pemilih penyandang disabilitas dapat dibantu oleh pendamping
  3. Pendamping dapat berasal dari anggota KPPS atau orang lain atas persetujuan pemilih yang betsangkutan.
  4. Pemilih tunanetra dalam pemberian suara pemilih pasangan calon dan pemilih anggota DPD dapat menggunakan alat bantu tunanetra yang disediakan.

Padal 4r:

  1. Pemberian bantuan terhadap pemilih dilakkukan dengan sebagai berikut:
    a.bagi pemilih yang tidak berjalan, pendamping yang ditunjuk membantu pemilih menuju bilik suara, dan ppencoblosan surat suara dilakkukan oleh pemilih sendiri; dan
    b.Bagi pemilih yang tidak mempunyaidua belah tangan dan tunanetra, pendamping yang ditunjuk membantu nencoblos surat suara sesuai kehendak pemilih.
  2. Pendamping yang ditunjuk memberikan pemilih wajib merahasiakan piliham pemilih yang bersangkutan membuat surat pernyataan dengan menggunakan formulir model c3-KPU